468x60 Ads

Perjanjian Tordesillas dan Perjanjian Saragosa

Bangsa Portugis dan Spanyol sama-sama ingin menguasai dunia. Hal ini membuat Paus Yulis II turun tangan untuk menyelesaikan perseteruan Portugis dan Spanyol. Akhirnya, tercapailah suatu kesepakatan yang dinamakan Perjanjian Tordesillas pada tahun 1494.

Isi Perjanjian Tordesillas adalah membagi dunia ke dalam dua wilayah kekuasaan yang dibatasi oleh garis tordesillas yang membentang dari Kutub Utara ke Kutub Selatan melalui Kepulauan Verde di sebelah barat Benua Afrika. Spanyol diberi hak untu melayari dan menguasai negeri-negeri di sebelah barat, sedangkan Portugis menguasai negeri-negeri di sebelah timur.

Pada tahun 1512 Portugis berhasil menguasai Ternate. Pada saat yang sama Spanyol sudah bersekutu dengan Tidore. Terjadilah perseteruan dan perselisihan di antara mereka. Kemudian Paus turun tangan kembali menengahi perseteruan tersebut melalui Perjanjian Saragosa pada tahun 1528. Isi Perjanjian Saragosa adalah menetapkan bahwa garis saragosa membagi dunia menjadi dua wilayah kekuasaan yang dibatasi oleh meridian Jailolo di Irian (Papua). Dengan demikian, Spanyol harus kembali ke Filipina.

Bangsa Portugis dan Spanyol datang ke Indonesia dengan tujuan sebagai berikut: (1) Gold, yaitu mencari emas dan mencari kekayaan; (2) Glory, yaitu mencari keharuman nama, kejayaan, dan kekuasaan; (3) Gospel, yaitu tugas suci menyebarkan agama Kristen.

Romo Tambak 16 Oktober jam 5:24
Perjanjian Tourdesillas dan Saragosa tahun 1512 sebagai tanda Sirna Ilang Kertaning Bumi ....1400 saka.....sekitar 498 tahun lalu....tepat runtuhnya dinasti Majapahit....tourdesillas dan saragosaa era kediri....JayaKatwang........., ken arok era kediri……., gajah mada era Majapahit …….lalu apa yang terjadi setelah 500 tahun telah terlewati kontrak perjanjian itu, tepat 2012 mendatang......masa peralihan perjanjian. Artinya kita tunggu masa peralihan jaman tersebut. 

PERJANJIAN SARAGOSA PENGARUHI WILAYAH TIMUR INDONESIA

Negara Eropa, khususnya Portugal dan Spanyol sudah mengatur sejak tahun 1500-an cara menjajah negara di muka bumi. Tetapi Eropa menggunakan bahasa lebih halus lagi dengan sebutan membagi wilayah eksplorasi Timur dan Barat.
Eropa mengenalkan perjanjian Saragosa (tapi lebih dikenal Perjanjian Saragossa atau Perjanjian Zaragoza) yang ditandatangani pada 22 April  1529 oleh Spanyol dan Portugal.
Kedua negara membagi belahan bumi bagian timur dengan batas garis bujur melalui 297,5 legua atau 17° sebelah timur Kepulauan Maluku. Perjanjian ini adalah kelanjutan dari Perjanjian Tordesillas membagi belahan bumi barat di antara Spanyol dan Portugal dihadiri Raja John III dan Kaisar Charles V di Kota tempat perjanjian dilaksanakan Kota Zaragoza. .
Perjanjian itu diprakarsai Paus melihat persaingan perebutan koloni dilakukan Portugis dan Spanyol kian tidak terkendali dan saling menyerang. dan klaim terhadap pulau-pula di Samudera Pasifik khususnya Maluku.
Ketika itu, Spanyol dan Portugis saling menyatakan menguasai pulau-pulau di wilayah Timur. Akhirnya, ditemukan kesepakatan dan isi tentang pengaruh dan batas. Kesepakatan yang dicapai dua point yakni: pertama, bumi dibagi atas dua pengaruh, yaitu pengaruh bangsa Spanyol dan Portugis.
Kedua, wilayah kekuasaan Spanyol membentang dari Mexico ke arah barat sampai kepulauan Filipina dan wilayah kekuasaan Portugis membentang dari Brazillia ke arah timur sampai kepulauan Maluku.
Itulah penyebabnya, pengaruh budaya wilayah Timur Indonesia seperti Manado atau Ambon masih kental budaya Portugis.(ze)

0 komentar:

Poskan Komentar

Klik Ini